Tangerang Selatan merupakan wilayah yang cukup strategis. Wilayah ini terus berkembang dan menjadi pusat masyarakat dalam mencari sarana bisnis, pekerjaan maupun hiburan. Tangerang Selatan diprediksi akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Jabodetabek. Perkembangan ekonomi di wilayah Tangerang Selatan terutama untuk sektor perdagangan, jasa, industri, komersial, pemukiman dan perhotelan.

Perkembangan inilah yang membuat pendapatan asli daerah di Kota Tangerang Selatan selalu naik setiap tahunnya. Wilayah ini memiliki fasilitas perkotaan paling lengkap terutama dengan kehadiran pengembang-pengembang besar seperti BSD City, Alam Sutera dan Gading Serpong. Tidak heran bila kini deretan pusat bisnis dan perbelanjaan berkelas internasional telah menghiasi jalan-jalan protokol di Tangerang Selatan. Beberapa developer asing merealisasikan pembangunan properti disinyalir turut memacu pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut.

Untuk meningkatkan investasi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan pembenahan infrastruktur. Salah satunya mempercepat pembangunan Tol Serpong- Balaraja. Akses jalan bebas hambatan ini merupakan sambungan dari Tol Ulujami – Serpong yang menghubungkan Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.

Selain itu, kehadiran sekitar 20 perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Indonesia (ITI), Swiss German University (SGU), Universitas Bina Nusantara (BINUS University), STIE Multi Media Nusantara, Prasetiya Mulia, Universitas Pamulang serta beberapa pusat penelitian milik pemerintah seperti PUSPITEK.

Tangerang Selatan merupakan salah satu incaran warga Jakarta yang sedang mencari tempat tinggal atau berinvestasi properti. Hal ini disebabkan lahan di Jakarta semakin sempit dan juga harga properti di Tangerang Selatan lebih murah apabila dibandingkan dengan harga di Jakarta. Tidak hanya itu, kota yang berada di Provinsi Banten ini juga tergolong kota yang nyaman dan jauh dari kebisingan.

Harga investasi properti di Tangerang Selatan dari tahun 2014-2015 mengalami kenaikan sebesar 10%. Kenaikan tersebut didukung dengan kenaikan harga dari masing-masing propertinya. Untuk harga rumah, mengalami kenaikan sekitar 11,5%. Disusul dengan kenaikan harga apartemen 5%. Kenaikan terbesar terjadi pada tanah, yaitu mencapai 29%. Presentase tersebut menunjukkan bahwa Tangerang Selatan merupakan salah satu kota yang cocok untuk berinvestasi.

Presentase harga properti di Tangerang Selatan masih sangat mungkin akan mengalami kenaikan karena banyaknya perusahaan asing yang berinvestasi di kota ini. Peluang ini akan menjadi sangat bagus apabila dimanfaatkan untuk berinvestasi properti. Apabila wilayah ini semakin berkembang, maka Anda akan mendapatkan keuntungan.

Menurut data kami, terdapat beberapa daerah yang paling banyak dicari di Kota Tangerang Selatan. Daerah terbanyak yaitu Serpong, kemudian disusul oleh Pondok Aren, Serpong Utara, Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, Setu, Tangerang dan daerah lainnya.

Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memutuskan investasi properti yang tepat.

.

0 Komentar